Jenis Tanaman Air

  • February 13, 2020
Hasil gambar untuk tanaman air

Apakah Anda tahu tanaman apa itu? Tumbuhan adalah salah satu jenis makhluk hidup yang sengaja dibudidayakan di suatu benda atau ruangan untuk dipanen.

Namun dalam penerapannya, hampir semua tanaman termasuk dalam kelompok tanaman, tetapi pengertian tanaman ini sebenarnya sudah dicakup oleh beberapa fungsi dan jenis.

Jika dilihat dari kelompok produksi, maka kita dapat membedakan tanaman menjadi beberapa kelompok.

Mulai dari tanaman buah, sereal, tanaman sayur, kacang-kacangan, tanaman industri, umbi-umbian, rempah-rempah, tanaman obat, tanaman serat, dan tanaman penghasil minyak atsiri.

Sementara tanaman memiliki banyak manfaat, mulai dari manfaat untuk kesehatan, kecantikan dan kecantikan.

Jika dikelompokkan berdasarkan tempat hidupnya, tanaman dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu tanaman Hidrofit, tanaman yang hidup di lingkungan yang berair, Xerofit, tanaman yang hidup di lingkungan yang kering dan Higrofit, tanaman yang hidup di lingkungan yang lembab.

Nah, dari tiga pengelompokan kehidupan tanaman, tentunya Anda sudah mengenal tanaman yang biasanya hidup di tanah bukan? Namun, tahukah Anda tanaman yang hidup di air? Pernahkah Anda melihat tanaman itu?

Apakah kamu juga tahu namanya? Jadi, agar tidak penasaran lagi apa itu tanaman yang hidup di air, maka Anda harus mendengarkan uraian penjelasan yang akan kami berikan terkait dengan tanaman yang hidup di lingkungan yang berair.

Sebelum kita membahas tentang nama-nama tanaman yang hidup di lingkungan yang berair, kita harus terlebih dahulu mengenali karakteristik tanaman air ini. Apa saja karakteristiknya?

Hidrofit atau tanaman yang hidup di lingkungan yang berair memiliki karakteristik termasuk kutikula yang lebih tipis, struktur yang kurang kaku, rata-rata daun rata, akar ringan, dan stomata terbuka.

Nah, Anda sudah tahu karakteristik tanaman yang hidup di lingkungan berair ini?

Sekarang kita akan membahas tentang tanaman yang hidup di air, namun untuk versi yang lengkapnya, Anda dapat langsung mengunjungi web toriqa.com untuk mempelajari berbagai contoh tanaman hidrofit serta seputar pengetahuan tumbuhan yang hidup di air.

Eceng gondok air

Mungkin Anda sudah mengenal tanaman ini, yang biasa kita temui. Baik kolam maupun sungai.

Eceng gondok adalah tanaman yang hidup di air. Tanaman apung ini pertama kali ditemukan oleh ilmuwan botani Jerman Carl Friedrich Philipp von Martius di sungai Amazon pada tahun 1824.

Tanaman eceng gondok yang hidup mengambang di air memiliki akar yang mencapai tanah dengan ketinggian hingga 0,4 hingga 0,8 meter.

Ciri-ciri tanaman eceng gondok ini adalah daun tunggal, tidak memiliki batang dan memiliki bentuk lonjong. Tanaman eceng gondok ini biasanya hidup di air dangkal yang memiliki tingkat pertumbuhan yang cepat.

Namun perlu Anda ketahui, bahwa tanaman eceng gondok ini memiliki dampak negatif terhadap lingkungan.

Di antara efek negatifnya adalah meningkatnya penguapan, mengganggu transportasi air dan mengurangi tingkat kelarutan oksigen yang disebabkan oleh berkurangnya jumlah sinar matahari yang masuk ke dalam air.

Teratai

Teratai atau yang dalam bahasa Latin disebut Nymphaea adalah salah satu tanaman yang hidup di air dan memiliki keberadaan yang populer sebagai hiasan kolam. Teratai ini disebut sebagai teratai air dalam bahasa Inggris.

Padahal di Indonesia, tanaman lotus sering disebut lotus, walaupun sebenarnya dua tanaman itu berbeda.

Lotus biasanya tumbuh di permukaan air yang tenang dengan memiliki bunga dan berdaun lebar, keluar dari tangkai yang biasa disebut dengan nama rimpang di dasar air biasanya di lumpur.

Bunga lotus ini ditemukan di tangkai yang sebenarnya merupakan kanal rimpang lotus.

Ukurannya bisa mencapai 5 hingga 10 cm. Teratai itu sendiri memiliki sekitar 50 spesies.

Semua dari mereka telah menyebar ke seluruh daerah tropis ke daerah subtropis di seluruh dunia. Teratai ini adalah jenis tanaman air yang cukup unik.

Jika lotus ini hidup di lingkungan yang keruh dan kotor, ia akan menghasilkan bunga yang lebih indah. Biasanya bunganya merah, merah muda dan putih.

Teratai atau sering dikenal dengan seroja adalah tanaman yang hidup di lingkungan yang berair dengan nama latin Nelumbo Nucefera.

Tumbuhan akuatik ini berasal dari negara India. Teratai ini memiliki ciri tangkai bunga yang berdiri tegak dan memiliki bunga yang tidak melayang di atas permukaan air.

Sedangkan batang teratai berbentuk seperti tabung kosong dan memiliki fungsi untuk perjalanan udara.

Daun teratai ini tumbuh ke atas dengan diameter hingga 60 cm dan ada lapisan lilin di permukaan daun. Karena itu, ketika ada air yang jatuh di permukaan daun, maka air akan membentuk butiran.

Sedangkan bunganya bisa tumbuh hingga ukuran 20 cm dengan warna-warna seperti kuning, merah muda dan putih.

Teratai ini biasanya mekar pada bulan Juli hingga Agustus. Lotus atau lotus selain manfaatnya untuk menghias kolam, ternyata rimpang itu bisa dimakan dan umumnya digunakan untuk memasak masakan Jepang.

Bahkan bijinya mengandung tepung yang bisa digunakan sebagai bahan untuk membuat berbagai jenis makanan.

Selain itu, lotus termasuk tanaman air yang daunnya besar sehingga dapat digunakan sebagai pembungkus makanan tradisional untuk pengganti plastik.

Cape Pond

Tambak tambak adalah tanaman air yang berasal dari wilayah Afrika Selatan. Tanaman air ini juga biasanya digunakan sebagai hiasan di akuarium.

Nama praktik kolam tanjung ini adalah Aponogeton distachyos dan merupakan tanaman aur yang unik. Bunga kolam tanjung ini dapat dimakan dan sering digunakan sebagai hidangan khusus di Afrika Selatan.

Apu-apu

Apu-apu adalah jenis tanaman air yang biasanya hidup di perairan yang tenang seperti danau dan kolam. Biasanya apu-apu sering dijadikan tanaman pelindung akuarium.

Selain hidup di kolam dan danau, apu-apu juga biasanya hidup liar di rawa-rawa dengan kadar air yang cukup.

Tanman ini memiliki nama latin yaitu, Pistia Stratiotes, yang masih belum diketahui dari mana asalnya.

Liam

E-mail : Liam@gmail.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*